Cerita si Musleh (Part 2)


Sudah baca cerita si Musleh (Part 1) belom? kalau belum klik di sini. Baik mari kita lanjutkan ceritanya,  Maaf kawan, sehari ini saya sibuk sekali, jadi baru bisa nerusin kisahnya musleh. Saat pulang ke Bangkalan musleh memberi saya empat butir telur yang diberi bosnya. Tapi setelah diperamkan keayam kampong tidak satu pun menetas. Belum rejeki punya ayam berdarah Malaysia.
Musleh orangnya sederhana. Dia menyebut bosnya di Malaysia dukun karena bisa nebak gaya tarung ayam tanpa memegangnya. musleh bilang, ayam bosnya belum pernah kalah, minim draw.

Kok bisa? Menurut Musleh, bosnya bilang, ayam tak cukup bagus, pukul keras, stamina oke, jalu aduhai, solah mbak pesilat hanya factor pendukung. Menurut dia, 70 persen kemenangan ditentukan oleh cara gandeng ayam kita dengan calon lawan. Contoh, meski ayam kita lebih kecil anggap 7 banding 9, tapi dari prediksi kita, ayam kita lebih bagus solah dan pukulnya lebih lengkap bisa pukul samping depan belakang dan pukul sakit, kemungkinan besar ayam kita menang. Ingat, kata Musleh, jangan anggap remeh pukulan lawan, ketika gandeng anggap pukul lawan sama gancangnya.

Bosnya, kata musleh, percaya, ayam dengan wajah rupawan tidak akan punya hoki diarena aduan. Meski segala syarat ayam bagus dimiliki. Tapi jika muka ayam jelek dan syarat ayam bagus dimiliki diyakini punya hoki. “mana ada petinju ganteng, pasti jelek. Kalau pun ada petinju gagah, paling menang beberapa kali, habis tu KO melulu,” katanya sambil tertawa. ’’’’

Mental ayam muda memang sulit ditebak, dipeternakan musleh, cara ini sering digunakan untuk mengetahui bagus tidaknya mental ayam. Yaitu ayam muda mungkin umur sekitar tujuh bulan, bekokoknya belum sempurna, diabar langsung sesame ayam muda sampai tiga airan. Setelah ayam parah, untung2 kalau tidak parah, lalu dibersihkan kemudian digandeng dengan ayam lain, jika tidak penakut atau tetap berani, bisa dipastikan mental ayam tersebut bagus, tidak takut sakit. Proses gandeng ini minimal sampai tiga atau empat hari.

Musleh juga percaya, tanah bisa menyedot beberapa persen tenaga ayam. Contohnya, jika ada ayam berhari-hari di box, saat diumbar bebas nafasnya tersengal seperti habis dijemur. Dia menyarankan agar ayam yang akan diadu tidak menyentuh tanah sampai tiba di arena. Mungkin selain alas an agar ayam tidak kotor, di arena tarung besar, arena sabung akan diberi karpet. Untuk yang satu ini, pikiran saya sulit mencernanya.

Ke empat, untuk jamu ayam pun tak neko-neko, cukup diberi telur ayam kampung setengah matang harus malam hari, sepekan sekali. Ukuran setengah matangnya adalah saat air mulai mengeluarkan gelembung tidak sampai mendidih, telur diangkat, isinya masih agak encer. Beberapa menit Usai diberi jamu, suhu tubuh ayam akan meningkat , ayam lansung diseka dengan air dingin. Dia bilang bosnya tak pernah memakai jamu lain. Pemberian jamu dihentikan, sepekan sebelum tarung. Selama itu pula ayam jangan dipegang biarkan diumbar.

Kelima, pagi menjelang diabar atau diadu, ayam harus digebrak dengan ayam lain dua tiga menit, tujuannya agar otot ayam tidak kaku dan pada pertarungan sesungguhnya gerakan ayam memuaskan. Setelah diadu, ayam jangan dibersihkan, cukup seka bagian kepala dengan air hangat. Setelah itu ayam dibiarkan diumbar bebas bersama betina, selama sepekan atau hingga lukanya sembuh sendiri jangan terlalu sering dipegang-pegang. Setelah luka sembuh, ayam baru dirawat lagi. To be continue…….

Just another one of qhincay people...

Tagged with:
Posted in Info
One comment on “Cerita si Musleh (Part 2)
  1. farid says:

    Gimana cara minum telor ya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Statistik Kunjungan
  • 626,542 orang
Sponsor

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 13 other followers

STATISTIK